Postingan

Menampilkan postingan dengan label Pengobatan Tradisional

Pelayanan Kesehatan Tradisional

Pada masa depan diharapkan semua tenaga pengobatan tradisional, komplementer dan alternatif harus memiliki pendidikan formal Dokter yang ingin menjadi tenaga pengobatan tradisional harus menjalani pendidikan formal lagi Pengobat tradisional diharapkan untuk tidak melakukan promosi secara berlebihan Dorong penelitian terhadap khasiat obat-obat tradisional secara berjenjang Bekerjasama dengan lintas sektor dalam pembinaan pengobatan tradisional Asosiasi / Organisasi Battra melakukan pembinaan terhadap anggotanya Keberadaan battra asing adalah sebagai transfer knowledge

Pengantar Advokasi Pengobatan Tradisional Kalteng 2011

Gambar
Pada tanggal 23-24 September 2011 berlangsung kegiatan Sosialisasi dan Advokasi Program Pelayanan Kesehatan Tradisional, Alternatif dan Komplementer Kabupaten / Kota Se-Kalimantan Tengah. Kegiatan ini dibuka oleh Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah, dr. Ryan Tangkudung, M.Kes. Narasumber pertemuan ini adalah dari Departemen Kesehatan. Berikut sedikit catatan dari pengantar kegiatan advokasi: Pengobatan Tradisional ini mulai berkembang ketika Presiden Bambang Yudhoyono berkunjung ke Cina. Beliau minta kepada Menkes untuk mengembangkan pengobatan tradisional. Oleh karena itu, Bina Kesehatan Tradisional ditingkatkan eselonnya. Pengobatan tradisional yang diakui adalah ramuan dan ketrampilan. Jejaringnya meliputi rumah sakit, puskesmas, battra swasta dan asing, UKMB dan masyarakat.  Permintaan masyarakat terhadap pengobatan tradisional sangat tinggi. Depkes mengupayakan regulasi dari pengobatan tradisional Membangun kemitraan dengan swasta untuk ketersediaan ba...